Institut Supply Chain dan Logistik Indonesia (ISLI) menyelenggarakan Pertemuan Perdana Pengurus ISLI pada Rabu, 27 November 2025, sebagai langkah awal menyamakan visi, arah strategis, serta rencana kerja ISLI untuk periode kepengurusan ke depan.
Pertemuan diawali dengan masukan dari Dewan Pembina ISLI, termasuk Prof. Dr. I Nyoman Pujawan, CSCP (Ketua Dewan Pembina), Prof. Ir. Joniarto Parung, M.M.B.A.T., Ph.D., IPU, Prof. Dr.-Ing. Ir. Asep Ridwan, S.T., M.T., IPM c., Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc, Prof. Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M., CPLM, CSCM, Dr. Ir. Hoetomo Lembito dan Prof. Dr. Ir. Herus Prastawa, DEA. Dewan Pembina mengingatkan kembali peran ISLI dalam menjawab kebutuhan nasional di bidang logistik dan supply chain, khususnya pengembangan SDM muda yang adaptif terhadap tren digitalisasi, keberlanjutan, serta kolaborasi lintas sektor.
Dewan Pembina juga menekankan pentingnya program kerja yang fokus dan berdampak, serta mendorong penguatan kolaborasi riset yang terstruktur, melalui kelompok riset (research group) dengan diseminasi hasil dalam Seminar Nasional ISLI sebagai diferensiasi organisasi.
Selanjutnya, Ketua Umum ISLI, Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., memaparkan arah penyusunan program kerja dengan melanjutkan program strategis seperti Seminar Nasional ISLI dan ISLI Camp, serta memperkuat engagement anggota melalui komunikasi yang lebih intensif serta memperkuat kegiatan capacity building, antara lain workshop penulisan ilmiah, penulisan proposal hibah riset, dan webinar pembaruan keilmuan dengan narasumber nasional maupun internasional.
Pertemuan ini juga membahas secara komprehensif rencana kerja masing-masing bidang kajian, meliputi Digital Supply Chain, City Logistics, Food Supply Chain, Humanitarian Logistics, Sustainable Supply Chain, Supply Chain Modelling and Analytics, serta ISLI Muda. Setiap bidang kajian menyampaikan gagasan program berupa diskusi ilmiah, webinar, seminar, joint research, hingga rencana penyusunan buku dan pengembangan jejaring dengan industri serta institusi pemerintah. Selain bidang kajian, pengurus juga mendiskusikan agenda strategis organisasi lainnya, termasuk penguatan bidang akademik, kerja sama, kesekretariatan, dan keuangan, seperti pemetaan kurikulum, fasilitasi sertifikasi profesi, optimalisasi website dan media sosial ISLI, serta pelaporan keuangan yang transparan.
Dalam closing remarks, Ketua Umum ISLI menyampaikan sejumlah keputusan penting, antara lain:
• Penyelenggaraan pertemuan rutin pengurus secara daring setiap tiga bulan
• Pelibatan aktif ISLI Muda dalam berbagai program strategis, termasuk ISLI Camp
• Target penyusunan buku perjalanan ISLI selama 10 tahun pada tahun 2028
• Penetapan rencana kegiatan ISLI hingga tahun 2028 dengan tema-tema utama yang mencakup MBG, Digital Supply Chain, Modelling & Analytics, serta Sustainable Supply Chain
Pertemuan perdana ini menegaskan komitmen ISLI untuk terus bergerak kolaboratif, fokus, dan berdampak, guna memperkuat peran ISLI sebagai wadah keilmuan dan profesional di bidang supply chain dan logistik Indonesia .